Tugas 1
Nama : Firman Putra Elpri
NPM : 13113516
Kelas : 3KA35
1. Bagaimana proses berfikir ilmiah dikaitkan dengan penalaran itu sendiri. Ambil contoh kasus di kalangan masyarakat.
Berfikir ilmiah merupakan proses pengembangan pikiran yang tersusun secara sistematis yang berdasarkan pengetahuan-pengetahuan ilmiah yang sudah ada.
Contoh Kasusnya adalah pada zaman dulu saat ada peristiwa Gerhana Matahari orang dilarang untuk melihatnya secara langsung, dikarenakan dapat menyebabkan kebutaan pada mata mereka. Pernyataan tersebut emang benar adanya, dikarenakan sinar ultra violet(UV) pada matahari tetap ada meskipun telah tertutup penuh oleh bulan. Akibatnya pupil mata menjadi lebih lebar yang memungkinkan terjadinya kebutaan akibat kerusakan retina yang diterima.
2. Carilah sikap-sikap ilmiah yang ada kaitannya dengan metode ilmiah.
- Sikap Ingin Tahu
Sikap ingin tahu ini terlihat pada kebiasaan bertanya tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bidang kajiannya. - Sikap Kritis
Sikap kritis ini terlihat pada kebiasaan mencari informasi sebanyak mungkin berkaitan dengan bidang kajiannya untung dibanding kelebihan-kekurangannya, kecocokan-tidaknya, dan sebagainya. - Sikap Obyektif
Sikap obyektif ini terlihat pada kebiasaan menyatakan apa adanya, tanpa diikuti perasaan pribadi. - Sikap Ingin Menemukan
Selalu memberikan saran-saran untuk eksperimen baru dan selalu memberikan konsultasi yang baru dari pengamatan yang dilakukannya. - Sikap Menghargai Karya Orang Lain
Sikap menghargai karya orang lain ini terlihat pada kebiasaan menyebutkan sumber secara jelas sekiranya pernyataan atau pendapat yang disampaikan memang berasal dari pernyataan atau pendapat orang lain.
3. Bedakan macam-macam karangan dan berikan contohnya.
- Karangan Narasi
Karangan narasi ialah karangan yang menyajikan serangkaian peristiwa yang biasanya disusun menurut urutan waktu.
Contoh Narasi :
Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama adalah seorang nasionalis. Ia memimpin PNI pada tahun 1928. Soekarno menghabiskan waktunya di penjara dan di tempat pengasingan karena keberaniannya menentang penjajah. Soekarno mengucapkan pidato tentang dasar-dasar Indonesia merdeka yang dinamakan Pancasila pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945.
Soekarno bersama Mohammad Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Ia ditangkap Belanda dan diasingkan ke Bengkulu pada tahun 1948. Soekarno dikembalikan ke Yogya dan dipulihkan kedudukannya sebagai Presiden RI pada tahun 1949.
Jiwa kepemimpinan dan perjuangannya tidak pernah pupus. Soekarno bersama pemimpin-pemimpin negara lainnya menjadi juru bicara bagi negara-negara nonblok pada Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955. Hampir seluruh perjalanan hidupnya dihabiskan untuk berbakti dan berjuang.
- Karangan Deskripsi
Karangan Deskripsi ialah karangan yang menggambarkan atau melukiskan sesuatu seakan-akan pembaca melihat, mendengar, merasakan, mengalaminya sendiri.
Contoh Deskripsi :
Salju tipis melapis rumput, putih berkilau diseling warna jingga; bayang matahari senja yang memantul. Angin awal musim dingin bertiup menggigilkan, mempermainkan daun-daun sisa musim gugur dan menderaikan bulu-bulu burung berwarna kuning kecoklatan yang sedang meloncat-loncat dari satu ranting ke ranting yang lain.
- Karangan Eksposisi
Karangan Eksposisi adalah bentuk karangan yang memaparkan, memberi keterangan, menjelaskan, memberi informasi sejelas-jelasnya mengenai suatu hal.
Contoh Eksposisi :
Pada dasarnya pekerjaan akuntan mencakup dua bidang pokok, yaitu akuntansi dan auditing. Dalam bidang akuntasi, pekerjan akuntan berupa pengolahan data untuk menghasilkan informasi keuangan, juga perencanaan sistem informasi akuntansi yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan. Dalam bidang auditing pekerjaan akuntan berupa pemeriksaan laporan keuangan secara objektif untuk menilai kewajaran informasi yang tercantum dalam laporan tersebut.

0 komentar:
Posting Komentar